Jangan Pakai Air Panas, Ini Dua Cara Instan Mencairkan Daging Beku yang Direkomendasikan

oleh -31 Dilihat
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Kesibukan di dapur sering kali menuntut proses persiapan bahan makanan yang serbacepat, termasuk dalam hal mencairkan daging yang baru dikeluarkan dari ruang pembeku. Meskipun metode memindahkan daging ke kompartemen pendingin biasa merupakan cara yang paling ideal untuk menjaga kualitas, proses tersebut memakan waktu hingga seharian penuh.

banner 336x280

Berdasarkan panduan keselamatan makanan yang dirilis oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat, bagi mereka yang dikejar waktu dan membutuhkan daging siap olah dalam hitungan menit atau jam, terdapat dua metode alternatif yang terbukti cepat namun tetap aman dari risiko kontaminasi bakteri berbahaya.

Metode darurat pertama yang bisa diterapkan adalah teknik rendaman air dingin yang memanfaatkan hantaran suhu air secara konstan. Petunjuk teknis dari lembaga pengawas pangan internasional tersebut menjelaskan bahwa proses ini dilakukan dengan memasukkan daging ke dalam kantong plastik rapat yang kedap air, kemudian merendamnya ke dalam wadah berisi air keran biasa.

Kunci utama dari efektivitas metode ini adalah kewajiban untuk mengganti air rendaman setiap tiga puluh menit sekali agar suhunya tetap terjaga, sehingga daging berukuran kecil dapat mencair sempurna dalam waktu tiga puluh menit hingga dua jam.

Karena suhu air keran cenderung fluktuatif, daging yang dicairkan dengan cara ini harus segera dimasak dan tidak boleh disimpan kembali ke dalam kulkas dalam kondisi mentah.

Opsi kedua yang jauh lebih instan untuk situasi yang sangat mendesak adalah dengan memanfaatkan fitur pencair pada mesin pemanggang gelombang mikro atau microwave.

Menurut pakar sains makanan dari Fakultas Teknologi Pangan Universitas Kulinari Global, dengan melepaskan seluruh kemasan dan meletakkan daging di atas piring khusus, pengguna cukup menyetel pengaturan daya rendah atau tombol defrost selama lima hingga sepuluh menit.

Selama proses berlangsung, daging perlu dibalik secara berkala agar panas yang dihasilkan merata dan tidak membuat bagian pinggirannya matang sebelum waktunya. Mengingat suhu hangat di dalam microwave dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme dengan sangat cepat, daging yang keluar dari mesin ini wajib langsung diolah ke dalam masakan demi menjaga higienitas dan kesehatan keluarga.****

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.