Kenali Gejala Tersembunyi Kanker pada Anak Muda

oleh -43 Dilihat
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Kasus kanker pada kelompok usia remaja dan dewasa muda dilaporkan mengalami tren peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

banner 336x280

Deteksi dini pada kelompok usia ini sering kali terlambat bukan karena sifat biologis kankernya yang berbeda, melainkan karena gejalanya yang sangat mirip dengan penyakit ringan sehari-hari atau cedera akibat aktivitas fisik.

Akibatnya, banyak anak muda cenderung mengabaikan sinyal bahaya dari tubuh mereka karena merasa masih berada dalam kondisi bugar dan prima.

Salah satu tanda awal yang paling sering disalahartikan adalah rasa kelelahan ekstrem yang bersifat konstan. Berbeda dengan kelelahan biasa setelah beraktivitas, keletihan yang menjadi indikasi awal kanker darah seperti leukemia atau limfoma ini tidak akan hilang meskipun penderita sudah beristirahat atau tidur dengan cukup.

Selain itu, munculnya demam berulang tanpa infeksi yang jelas, yang kerap disertai dengan keringat malam berlebihan hingga membasahi pakaian, menjadi alarm penting bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh.

Penurunan berat badan secara drastis tanpa adanya program diet atau perubahan pola olahraga yang disengaja juga wajib dicurigai sebagai indikasi medis yang serius. Pada saat yang sama, anak muda perlu lebih peka terhadap munculnya benjolan abnormal yang tidak terasa sakit di area kelenjar getah bening seperti leher, ketiak, atau selangkangan.

Bagi pria muda secara khusus, deteksi mandiri terhadap adanya benjolan kecil atau pengerasan pada testis sangat krusial, mengingat kanker testis merupakan jenis kanker yang paling sering mendera kelompok usia 15 hingga 35 tahun.

Gejala lain yang kerap mengecoh adalah nyeri tulang atau sendi yang persisten, yang biasanya dianggap sebagai cedera otot biasa akibat berolahraga. Jika rasa nyeri ini justru memburuk pada malam hari dan tidak kunjung membaik setelah diberi obat pereda nyeri, pemeriksaan mendalam untuk mengantisipasi sarkoma atau kanker tulang sangat disarankan.

Waspadai pula tanda-tanda perdarahan abnormal seperti tubuh yang mudah memar tanpa benturan, sering mimisan, hingga perubahan drastis pada kebiasaan buang air besar yang menetap seperti adanya darah pada tinja, yang bisa menjadi alarm awal kanker kolorektal onset muda.

Jika keluhan-keluhan tersebut menetap selama lebih dari dua minggu, segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan darah dan pemindaian lebih lanjut guna mendapatkan penanganan sedini mungkin.***

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.