Likopen dalam Tomat Mengubah Cara Otak Anda Berpikir

oleh -14 Dilihat
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Mengonsumsi tomat ternyata tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jantung, melainkan juga memberikan efek perlindungan yang luar biasa bagi organ paling vital manusia, yaitu otak.

banner 336x280

Senyawa merah misterius bernama likopen (lycopene) yang terkandung melimpah di dalam tomat terbukti mampu menembus sawar darah otak untuk bertindak sebagai perisai pelindung sel-sel saraf dari berbagai kerusakan kronis.

Sebuah riset klinis terbaru dari University of Barcelona berhasil memetakan perubahan signifikan pada jaringan otak manusia setelah mengonsumsi olahan tomat secara rutin.

Menggunakan pemindaian otak canggih resting-state fMRI, tim peneliti menemukan bahwa nutrisi dalam tomat secara aktif mengubah pola komunikasi antar-jaringan saraf.

Efisiensi konektivitas ini terlihat jelas pada jaringan frontoparietal, yang bertanggung jawab penuh dalam membantu otak mengesampingkan distraksi luar dan meningkatkan fokus pada tugas utama.

Dampak positif ini dikonfirmasi langsung oleh Dr. Marta Guasch-Ferré, seorang peneliti senior di bidang nutrisi dan kesehatan saraf yang turut mengamati fenomena ini.

“Data klinis kami menunjukkan adanya lonjakan performa yang sangat terukur pada otak orang dewasa setelah rutin mengonsumsi likopen. Terjadi peningkatan atensi selektif hingga lebih dari tujuh persen, serta perbaikan nyata pada memori asosiatif—kemampuan otak yang membuat kita lebih mudah mengingat nama yang sesuai dengan wajah seseorang. Ini membuktikan bahwa intervensi diet sederhana seperti makan tomat memiliki dampak biologis yang masif pada kognitif,” ungkap Dr. Marta Guasch-Ferré.

Lebih jauh lagi, tomat bekerja seperti bahan bakar bagi regenerasi otak dengan memicu peningkatan kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF).

Protein khusus ini menstimulasi proses neurogenesis, yaitu pembentukan sel-sel saraf baru yang menjaga otak tetap muda, adaptif, dan tangkas dalam mempelajari hal-hal baru.

Mengingat otak adalah organ yang sangat rakus oksigen dan rentan terhadap stres oksidatif, sifat antioksidan kuat dari likopen bertindak sebagai penetralisir radikal bebas sebelum mereka sempat merusak pembuluh darah kapiler di kepala.

Keuntungan jangka panjang dari kebiasaan ini bahkan jauh lebih krusial. Dengan menekan peradangan atau inflamasi di jaringan saraf, tomat dapat memperlambat degradasi sel yang kerap memicu penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan demensia di usia tua.

Aliran darah yang lebih lancar menuju otak berkat elastisitas pembuluh darah yang terjaga juga berkorelasi langsung pada penurunan risiko stroke iskemik hingga lebih dari lima puluh persen.

Para ahli mengingatkan bahwa cara pengolahan memegang kunci utama dalam memanen manfaat ini. Otak manusia akan menyerap likopen berkali-kali lipat lebih efektif apabila tomat dikonsumsi dalam keadaan sudah dimasak—seperti dijadikan sup atau pasta—serta dipadukan dengan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun untuk mempercepat proses penyerapan nutrisinya oleh tubuh.****

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.