Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
TOURSEHAT,COM-Banyak orang percaya bahwa menjadi muda dan berolahraga secara teratur berarti mereka tidak perlu khawatir tentang penyakit ginjal. Namun, menurut China Times, ahli nefrologi Hong Yongxiang di Taiwan (China) mengatakan bahwa kebiasaan buruk yang diulang setiap malam adalah penyebab sebenarnya dari tekanan jangka panjang pada ginjal.
Ia menceritakan kasus seorang manajer pria berusia 45 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan teknologi. Pria ini memiliki kebiasaan minum alkohol sebelum tidur, makan ayam goreng asin sebagai camilan larut malam, jogging intensif di malam hari tanpa minum air, dan sering mengobati sendiri sakit kepala dengan obat penghilang rasa sakit. Saat pemeriksaan kesehatan, ia terkejut menemukan bahwa laju filtrasi glomerulus (eGFR) -nya menurun dan terdapat protein dalam urinenya.
Dr. Hong menyatakan bahwa ini adalah bukti yang menunjukkan bahwa penyakit ginjal tidak muncul tiba-tiba tetapi seringkali merupakan hasil dari akumulasi banyak kebiasaan gaya hidup tidak sehat. Ia menyusun 10 perilaku yang berbahaya bagi ginjal sebelum tidur, dan mencatat bahwa pria yang dimaksud melakukan 4 dari kebiasaan tersebut.
Membakar lilin Aroma Terapi
Membakar lilin aromaterapi atau wewangian berkualitas rendah di ruangan tertutup dalam waktu lama dapat menghasilkan partikel PM2.5 dan senyawa organik volatil (VOC). Zat-zat ini meningkatkan stres oksidatif dan peradangan kronis dalam tubuh, secara tidak langsung meningkatkan beban pada ginjal. Dokter merekomendasikan bahwa jika menggunakan lilin aromaterapi, ventilasi harus dijaga dan pembakaran terus menerus di ruangan tertutup harus dihindari.
Menahan Kencing
Menahan buang air kecil sesekali tidak selalu menyebabkan kerusakan ginjal secara langsung. Namun, jika ini terjadi sering, risiko infeksi saluran kemih meningkat. Ketika bakteri menyebar hingga ke ginjal, pasien dapat mengalami pielonefritis. Oleh karena itu, sebaiknya kosongkan kandung kemih sepenuhnya sebelum tidur.
Menyetel AC Terlalu Dingin
Pendingin ruangan tidak secara langsung membahayakan ginjal, tetapi suhu ruangan yang terlalu rendah dapat merangsang sistem saraf simpatik, menyebabkan pembuluh darah menyempit, meningkatkan tekanan darah sementara, dan mengurangi kualitas tidur. Kurang tidur yang berkepanjangan meningkatkan risiko hipertensi dan gangguan metabolisme – dua faktor yang berkontribusi pada penyakit ginjal kronis. Suhu pendingin ruangan yang direkomendasikan adalah sekitar 24-26°C.
Mandi Air Dingin Sebelum Tidur
Air dingin menyebabkan pembuluh darah menyempit dan jantung berdetak lebih cepat. Bagi penderita tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, gangguan sistem saraf otonom, atau mereka yang mengalami dehidrasi setelah berolahraga, mandi air dingin dapat menambah beban pada tubuh. Sebagai gantinya, dokter merekomendasikan mandi air hangat untuk relaksasi.
Olahraga intensitas tinggi tanpa hidrasi yang cukup.
Olahraga membantu melindungi kesehatan, termasuk ginjal. Namun, jika Anda berlari atau mengangkat beban dengan intens di malam hari, berkeringat deras tanpa mengganti cairan, tubuh Anda dapat dengan mudah mengalami dehidrasi. Hal ini dapat meningkatkan risiko rhabdomyolysis, yang menyebabkan sel-sel otot rusak dan melepaskan mioglobin. Zat ini dapat menyumbat tubulus ginjal dan menyebabkan kerusakan ginjal akut.****















