Mencampur Obat Diabetes Dokter dan Ramuan Tradisional China Bisa Picu Koma

oleh -10 Dilihat
Obat diabetes dan penurun berat badan
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama praktisi kesehatan mengeluarkan peringatan keras bagi penderita diabetes melitus. Kebiasaan mencampur obat diabetes farmasi barat dengan obat tradisional China (TCM) secara sembarangan tanpa pengawasan medis sangat berbahaya karena dapat memicu hipoglikemia ekstrem yang berujung pada koma atau kerusakan organ permanen.

banner 336x280

Langkah ini merespons masih tingginya kecenderungan pasien diabetes mengombinasikan metode pengobatan alternatif akibat kejenuhan mengonsumsi obat kimia seumur hidup.

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, mengingatkan bahwa tindakan ini diperparah oleh maraknya jamu atau obat tradisional ilegal yang disusupi Bahan Kimia Obat (BKO) secara sembunyi-sembunyi.

“Mencampur ramuan tanpa takaran jelas dengan obat resep dokter dapat melipatgandakan dosis zat aktif di dalam tubuh secara tidak terkendali,” tegasnya.

Risiko Fatal di Balik Efek Ganda Gula Darah
Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga, Dr. Saresh Akmal, memaparkan bahwa penderita diabetes sering kali terjebak dalam anggapan keliru bahwa obat herbal “pasti aman karena alami”. Padahal, interaksi zat aktif di dalamnya dapat mengacaukan regulasi glukosa darah.

Berikut adalah bahaya utama penggabungan obat tersebut khusus bagi pasien diabetes:

– Koma Akibat Hipoglikemia: Ketika obat diabetes modern (seperti Metformin atau Glimepiride) diminum bersamaan dengan herbal China yang juga memiliki efek menurunkan gula darah kuat (seperti senyawa dari Ginseng atau Kudzuvine), kadar gula darah dapat merosot drastis di bawah batas normal. Kondisi hipoglikemia parah ini membuat otak kekurangan energi dan dapat memicu hilangnya kesadaran (koma).

– Kerusakan Hati dan Ginjal (Tingkat Toksisitas Tinggi): Ginjal pasien diabetes umumnya sudah bekerja lebih keras akibat penyakitnya. Minum ramuan tradisional bersamaan dengan obat dokter memaksa hati dan ginjal menyaring tumpukan zat aktif ganda, yang berisiko mempercepat terjadinya gagal ginjal akut.

– Gagal Pengobatan Akibat Efek Netralisasi: Sebaliknya, beberapa jenis tanaman obat tradisional justru mempercepat kerja enzim hati untuk menghancurkan obat barat. Akibatnya, obat diabetes dari dokter tidak dapat bekerja, membuat gula darah melonjak tinggi (hiperglikemia), dan memicu komplikasi fatal.

Panduan Keselamatan
Mengingat diabetes membutuhkan pemantauan kadar gula yang ketat, pasien diimbau untuk melakukan tindakan preventif:

1. Terbuka kepada Dokter: Informasikan kepada dokter spesialis yang menangani diabetes Anda mengenai seluruh suplemen, jamu, atau obat TCM yang ingin dikonsumsi.
2. Beri Jeda Waktu Minum: Jika dokter mengizinkan penggunaan komplementer, jangan pernah meminum kedua obat bersamaan. Berikan jeda minimal 2 hingga 3 jam guna memberi waktu bagi tubuh memproses obat barat terlebih dahulu.
3. Gunakan Layanan Cek Produk BPOM: Sebelum membeli obat tradisional kemasan, selalu periksa nomor registrasinya di aplikasi atau situs resmi Cek Produk BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) untuk memastikan produk bebas dari kontaminasi zat kimia berbahaya.****

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.