Sensor Pintar Berbahan Teh Buatan UNAIR-Jepang Siap Jaga Pasien Asma

oleh -32 Dilihat
Ilustrasi
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Penderita penyakit asma dan masalah paru-paru kronis sering kali bergantung pada obat bernama teofilin agar bisa bernapas dengan lega. Namun, obat ini bagaikan pisau bermata dua karena takarannya harus pas. Jika kurang maka obat tidak bekerja, tetapi jika kelebihan sedikit saja bisa berbahaya bagi tubuh.

banner 336x280

Melihat masalah tersebut, para peneliti dari Universitas Airlangga (UNAIR) bekerja sama dengan Kyushu University dari Jepang menciptakan sebuah alat deteksi pintar. Alat ini berbentuk sensor kecil yang bisa mengukur kadar obat di dalam tubuh secara cepat, murah, dan sangat tepat.

Hebatnya lagi, teknologi ini dibuat dengan cara yang ramah lingkungan atau sering disebut ramah alam. Para peneliti memanfaatkan kandungan polifenol yang ada di dalam teh untuk membentuk butiran perak super kecil yang disebut nanopartikel.

Butiran perak dari teh ini kemudian digabungkan dengan partikel berlian khusus untuk dipasang pada ujung alat sensor.

Saat diuji coba menggunakan cairan mirip urin manusia, sensor pintar ini terbukti bekerja dengan sangat luar biasa. Alat ini mampu mendeteksi keberadaan obat dengan sangat sensitif dan memiliki tingkat akurasi yang hampir sempurna.

Kerja sama hebat antarnegara ini menjadi bukti nyata bagaimana ilmu pengetahuan bisa membantu mewujudkan kehidupan yang lebih sehat bagi masyarakat dunia. Di masa depan, alat sensor ramah lingkungan ini diharapkan bisa segera diproduksi secara massal agar bisa langsung digunakan di berbagai rumah sakit dan klinik kesehatan.****

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.