5 Kebiasaan Makan Apel yang Dapat Menyebabkan Masalah Pencernaan

oleh -43 Dilihat
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Apel secara umum dianggap sebagai makanan sehat, tetapi mengonsumsinya dengan cara yang salah dapat menyebabkan kembung, ketidaknyamanan perut, dan masalah pencernaan lainnya, menurut seorang ahli gizi Jepang.

banner 336x280

Buah ini kaya akan serat makanan, khususnya pektin, yaitu serat larut yang menyerap air, melembutkan tinja, dan mendukung pergerakan usus yang teratur. Mengonsumsi apel dengan kulitnya juga memberikan lebih banyak serat dan dapat membantu menjaga lingkungan usus yang sehat.

Namun, ahli nutrisi Momoko Natsume, yang memiliki pengalaman tujuh tahun bekerja di sebuah rumah sakit besar, mengatakan lima kebiasaan umum mengonsumsi apel dapat menjadi kontraproduktif: memakannya saat perut kosong, mengonsumsi terlalu banyak sekaligus, memakannya dalam keadaan dingin, membiarkan kulitnya tetap menempel meskipun memiliki sistem pencernaan yang sensitif, dan tidak mengunyahnya secara menyeluruh, menurut Yoga Journal.

Makan apel saat perut kosong

Banyak orang makan apel untuk sarapan, tetapi mengonsumsinya sendirian saat perut kosong dapat menyebabkan kembung.

Buah ini mengandung serat dan fruktosa, yang dapat berfermentasi di saluran pencernaan dan menghasilkan gas. Natsume menyarankan untuk mengonsumsi apel bersamaan dengan makanan sarapan lainnya daripada mengonsumsinya sendiri.

Makan terlalu banyak apel

Sebagian orang berasumsi bahwa karena apel itu sehat, maka mengonsumsi lebih banyak apel akan memberikan manfaat yang lebih besar.

Selama musim apel, mereka mungkin makan dua atau tiga buah apel sehari atau menjadikannya camilan sepanjang hari. Namun, mengonsumsi serat dan fruktosa dalam jumlah besar sekaligus dapat meningkatkan risiko perut kembung dan bergas.

Natsume menyarankan untuk membatasi konsumsi tidak lebih dari satu apel per hari.

Makan apel langsung dari kulkas

Apel dingin mungkin terasa lebih manis dan menyegarkan, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang dengan sistem pencernaan yang sensitif.

Makanan dingin dapat memicu kram perut atau kembung pada beberapa orang. Membiarkan apel kembali ke suhu ruangan atau memakannya dengan air hangat dapat mempermudah pencernaannya.

Mengonsumsi kulit apel bagi orang yang memiliki perut sensitif

Kulit apel mengandung serat yang berharga, tetapi mungkin sulit dicerna bagi orang yang memiliki perut lemah atau sensitif.

Serat tidak larut dalam kulit apel dapat menumpuk di saluran pencernaan dan menyebabkan kembung. Ketika tubuh sedang stres atau pencernaan buruk, mengupas atau mengukus apel mungkin merupakan pilihan yang lebih lembut.

Makan terlalu cepat

Kegagalan mengunyah apel dengan benar juga dapat menambah beban pada sistem pencernaan.

Potongan makanan yang besar lebih sulit dicerna oleh lambung, sementara makan dengan cepat dapat menyebabkan orang menelan lebih banyak udara, sehingga meningkatkan kemungkinan kembung.

Memotong apel menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan mengunyahnya perlahan dan menyeluruh dapat membantu melancarkan pencernaan.***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.