Gak Bikin Hidup 250 Tahun, Ilmuwan Jepang Sebenarnya Lagi Bikin Obat Buat Bersihin Sampah Sel Tubuh

oleh -42 Dilihat
Ilustrasi
banner 468x60

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

TOURSEHAT.COM-Belakangan ini media sosial lagi ramai banget sama rumor soal ilmuwan Jepang yang berhasil bikin obat biar manusia bisa hidup sampai 250 tahun. Kelihatan keren banget, kan?

banner 336x280

Tapi sayangnya, informasi itu cuma salah paham alias dilebih-lebihkan. Fakta aslinya, tim peneliti dari Universitas Tokyo yang dipimpin oleh Profesor Shigeo Murata sebenarnya lagi sibuk meneliti kesehatan sel tubuh, bukan bikin ramuan berumur panjang.

Fokus riset mereka itu ada pada proses biologis yang namanya autofagi dan aktivitas proteasom. Biar gampang dibayangkan, sel-sel di dalam tubuh kita itu mirip seperti rumah. Setiap hari, aktivitas sel pasti menghasilkan sampah berupa protein yang rusak atau cacat.

Kalau sampah ini dibiarkan menumpuk, rumah bakal kotor dan rusak. Di sinilah autofagi bekerja sebagai sistem daur ulang otomatis yang bakal menghancurkan dan mengubah sampah-sampah tadi jadi energi baru yang bersih.

Nah, Profesor Shigeo Murata dan timnya mencoba memaksimalkan sistem bersih-bersih ini memakai sebuah senyawa kimia bernama IU1. Senyawa IU1 ini tugasnya mirip seperti alarm pembangun, yang memicu mesin penghancur di dalam sel supaya bekerja berkali-kali lipat lebih cepat dan efisien. Waktu diuji coba di laboratorium, sel-sel yang diberi senyawa ini terbukti jadi lebih sehat dan bikin hewan uji coba seperti lalat buah bisa hidup lebih lama.

Meskipun hasilnya menjanjikan, Profesor Shigeo Murata buru-buru meluruskan kalau target riset mereka bukan buat bikin manusia hidup sampai ratusan tahun. Menurutnya, fokus utama penelitian senyawa IU1 ini adalah untuk memperpanjang masa hidup sehat manusia.

Jadi, tujuannya biar kita bisa tua dengan tetap bugar dan terhindar dari penyakit berat seperti Alzheimer, bukan sengaja memperpanjang umur secara ekstrem. Selain itu, obat ini masih dalam tahap awal di laboratorium dan perjalanannya masih sangat panjang sampai siap dikonsumsi manusia.****

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.